5 Bahayanya Sindrom Cushing Yang harus kita Pahami

5 Bahayanya Sindrom Cushing Yang harus kita Pahami

5 Bahayanya Sindrom Cushing Yang harus kita Pahami

Bahayanya Sindrom Cushing atau hiperkortisolisme ialah satu keadaan yang muncul karena kandungan hormon kortisol yang tinggi sekali.

Hormon kortisol dibuat oleh kelenjar adrenal. Hormon ini adalah hormon depresi khusus dan adalah glukokortikoid alami khusus (GC) pada manusia. Disamping itu, hormon ini menolong mengendalikan bagaimana badan mengganti protein, karbohidrat, dan lemak dari makanan jadi energi, menyamakan dampak insulin, mengendalikan tekanan darah dan mekanisme kardiovaskular, dan kurangi tanggapan infeksi mekanisme kebal.

Baca Juga: 4 Klasifikasi Penderita Autisme

Berdasar data dari National Institutes of Health (NIH), sindrom Cushing 3x semakin banyak berlangsung pada wanita dibanding lelaki. Sindrom ini ialah keadaan serius yang perlu selekasnya mendapatkan penyembuhan. Jika tidak, sindrom Cushing dapat mengakibatkan bermacam kompleksitas kesehatan yang serius, seperti stres atau kekhawatiran, stroke, dan penyakit serangan jantung.

Untuk waspada keadaan yang beresiko ini, berikut jejeran bukti sekitar sindrom Cushing, dimulai dari pemicu, tipe, tanda-tanda, analisis, resiko kompleksitas, sampai langkah pengatasannya.

  1. Berdasar pemicunya, sindrom Cushing terdiri dari 2 tipe

Berdasar pemicunya, sindrom Cushing terdiri dari 2 tipe, yakni:

Sindrom Cushing eksogen: berlangsung saat pemicunya berawal dari suatu hal di luar peranan badan. Tipe ini kerap berlangsung karena pemakaian obat kortikosteroid jumlah tinggi dalam periode panjang, yang dikenal juga selaku glukokortikoid. Ini serupa dengan kortisol. Contoh obat kortikosteroid yakni prednison, deksameton, dan metilprednisolon. Seorang dengan artritis reumatoid, lupus, asma, dan yang menerima transplantasi organ kemungkinan perlu jumlah tinggi obat ini. Disamping itu, kortikosteroid injeksi yang disebut penyembuhan untuk ngilu, ngilu punggung, dan bursitis, bisa juga mengakibatkan sindrom Cushing. Walau demikian, ada banyak obat steroid yang nampaknya tidak tingkatkan resiko sindrom Cushing, yakni seperti cream steroid (opsi penyembuhan untuk eksem) dan steroid hisap (penyembuhan asma). Berdasarkan catatan dari National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), lebih dari 10 juta orang di Amerika Serikat (AS) memakai obat glukokortikoid tiap tahunnya, tapi masih belum tahu seberapa banyak yang meningkatkan tanda-tanda sindrom Cushing.

Sindrom Cushing endogen: sindrom Cushing endogen berlangsung saat pemicunya berawal dari pada tubuh, misalkan seperti waktu kelenjar adrenal kebanyakan menghasilkan kortisol. Misalnya yakni penyakit Cushing. Tetapi, hal sama bisa juga berlangsung karena tumor kelenjar adrenal atau tumor jinak atau ganas di pankreas, tiroid, kelenjar timus, atau paru-paru. Walau sindrom Cushing dan penyakit Cushing berkaitan, tapi ke-2 nya berlainan. Penyakit Cushing adalah keadaan sangat jarang yang berlangsung waktu adenoma hipofisis (tumor non-kanker di kelenjar pituari) melepas hormon tingkat tinggi yang dikenali selaku hormon adrenokortikotropik (ACTH). Tingkat ACTH yang tinggi ini akan memacu tingkat kortisol yang tinggi, dan hasilkan bermacam tanda-tanda.

  1. Kulit tipis yang gampang bengkak, kecapekan, dan kekurangan otot adalah tanda-tanda umum sindrom Cushing

tanda-tanda umum sindrom Cushing yakni:

  • Tambahan berat tubuh
  • Tumpukan lemak, khususnya dibagian tengah badan, muka (mengakibatkan muka bundar berupa bulan), dan antara pundak dan punggung atas (mengakibatkan punuk kerbau)
  • Stretch mark warna ungu pada payudara, lengan, perut, dan paha
  • Kulit tipis yang gampang bengkak
  • Luka kulit yang lamban pulih
  • Jerawat
  • Kecapekan
  • Kekurangan otot

Kecuali tanda-tanda umum di atas, ada gejala-gejala yang lain kadang dirasakan pasien sindrom Cushing, mencakup:

  • Gula darah tinggi
  • Kenaikan rasa haus
  • Kenaikan buang air kecil
  • Osteoporosis
  • Tekanan darah tinggi
  • Sakit di kepala
  • Perombakan situasi hati
  • Kegundahan
  • Karakter gampang geram
  • Stres
  • Kenaikan kejadian infeksi

Beberapa anak bisa juga menanggung derita sindrom Cushing, walau masalahnya lebih jarang-jarang dibanding orang dewasa. Menurut satu studi yang keluar tahun 2019, sekitar 10 % masalah sindrom Cushing baru tiap tahun berlangsung pada beberapa anak.

Kecuali tanda-tanda di atas, anak yang menanggung derita sindrom Cushing peluang akan alami tanda-tanda seperti kegemukan dan tingkat perkembangan yang lebih lamban.

Wanita yang menanggung derita sindrom Cushing dapat meningkatkan tanda-tanda tambahan seperti rambut muka dan badan tambahan, yang tersering berlangsung di wajah dan leher, dada, perut, dan paha.

Disamping itu, wanita dengan sindrom Cushing peluang alami menstruasi yang tidak teratur. Bahkan juga, dalam beberapa masalah wanita dapat tidak menstruasi sama sekalipun. Jika sindrom ini tidak diobati, dapat mengakibatkan wanita jadi susah hamil.

Seperti dalam wanita dan beberapa anak, lelaki yang menanggung derita sindrom Cushing akan alami tanda-tanda tambahan seperti disfungsi ereksi, raibnya ketertarikan seksual, dan kesuburan yang turun.

  1. Sindrom Cushing dapat mengakibatkan batu ginjal, diabetes type 2, sampai osteoporosis

Menurut NIDDK, permasalahan dan kompleksitas yang dapat berasal dari bahayanya sindrom Cushing yakni:

  • Diabetes type 2 dan resistansi insulin
  • Pembekuan darah, stroke, dan penyakit serangan jantung
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Kenaikan rasa haus, seringkali buang air kecil, dan banyak berkeringat

Resiko semakin tinggi dari infeksi darah yang memberikan ancaman jiwa dan infeksi tidak biasa yang lain

  • Osteoporosis
  • Batu ginjal
  • Raibnya massa dan kemampuan otot
  • Perombakan peranan psikis
  1. Analisis sindrom Cushing

Sindrom Cushing dapat benar-benar susah untuk didiagnosa sebab mempunyai banyak tanda-tanda yang bisa berasal dari hal-hal lain, misalkan seperti kecapekan dan tambahan berat tubuh. Disamping itu, sindrom Cushing mempunyai banyak pemicu yang lain.

Dalam proses analisis, dokter akan mengevaluasi kisah kesehatan pasien dan ajukan pertanyaan sekitar tanda-tanda apa yang dirasakan, keadaan kesehatan apa saja yang dipunyai, dan obat apa saja yang kemungkinan diresepkan untuk pasien.

Disamping itu, dokter akan lakukan pengecekan fisik untuk cari pertanda sindrom Cushing, seperti punuk kerbau dan sinyal keriput dan bengkak.

Kemudian, dokter akan pesan beberapa test laboratorium misalnya:

Test kortisol bebas kemih 24 jam: pasien akan disuruh untuk kumpulkan urine sepanjang masa 24 jam. Kemudian, kandungan kortisol akan dites.

Pengukur kortisol saliva: ke orang dengan sindrom Cushing, kandungan kortisol akan turun pada malam hari. Nah, test ini dapat menghitung tingkat kortisol dalam contoh air liur yang dihimpun pada tengah malam untuk menyaksikan apa tingkat kortisol begitu tinggi.

Test penekanan deksametason jumlah rendah: pasien akan dikasih jumlah deksametason pada malam hari. Darah pasien akan dites kandungan kortisolnya pada pagi hari. Umumnya, deksametason mengakibatkan kandungan kortisol turun. Tetapi, bila pasien menanggung derita sindrom Cushing, karena itu kandungan kortisol tidak turun.

Walau pasien sudah didiagnosa menanggung derita bahayanya sindrom Cushing, dokter tetap harus tentukan pemicu produksi kortisol berlebihan. Merilis Healthline, test untuk menolong tentukan pemicu produksi kortisol berlebihan yakni:

Test hormon adrenokortikotropin darah (ACTH): kandungan ACTH pada darah diukur. Kandungan ACTH yang rendah dan kandungan kortisol yang tinggi dapat memberikan indikasi ada tumor pada kelenjar adrenal.

Test stimulan hormon pelepas kortikotropin (CRH): suntikan CRH akan diberi. Ini akan tingkatkan kandungan ACTH dan kortisol ke orang dengan tumor hipofisis.

Test penekanan deksametason jumlah tinggi: ini sama dengan test jumlah rendah, terkecuali jika jumlah deksametason yang semakin tinggi dipakai. Bila kandungan kortisol turun, karena itu pasien peluang menanggung derita tumor hipofisis. Tetapi, bila tidak turun, pasien peluang menanggung derita tumor ektopik.

Ambil contoh sinus petrosal: darah akan diambil dari vena di dekat hipofisis dan dari vena yang jauh dari hipofisis. Suntikan CRH akan diberi. Kandungan ACTH yang tinggi pada darah di dekat hipofisis dapat memberikan indikasi tumor hipofisis. Tingkat yang serupa dari ke-2 contoh memperlihatkan tumor ektopik.

Studi pencitraan: ini dapat meliputi beberapa hal seperti CT scan dan MRI. Mereka dipakai untuk mendeskripsikan kelenjar adrenal dan hipofisis untuk cari tumor.

  1. Penyembuhan sindrom Cushing

Sindrom Cushing umumnya akan lebih baik dengan penyembuhan, walau peluang membutuhkan waktu lama supaya bisa sembuh seutuhnya.

Penyembuhan yang akan diberi dokter disamakan dengan pemicu dari sindrom Cushing. Bila sindrom Cushing berasal dari pemakaian steroid, karena itu jumlah steroid akan dikurangi atau disetop secara setahap.

Tetapi, bila sindrom Cushing berasal dari tumor, maka dikerjakan perlakuan pembandinghan untuk mengusung tumor, pemberian beberapa obat untuk kurangi dampak kortisol dalam tubuh atau radioterapi.

Itu jejeran bukti klinis sekitar sindrom Cushing. Selekasnya kontrol diri ke dokter bila alami beberapa gejala dari penyakit ini. Makin cepat penyakit didiagnosa dan mendapatkan perawatan yang pas, maka semakin besar kesempatan kesembuhannya.